Kekurangan Magnesium Menyebabkan Vitamin D Tidak Efektif

Vitamin D tidak dapat dimetabolisme tanpa kadar magnesium yang cukup, artinya Vitamin D tetap tersimpan dan tidak aktif untuk 50%, menurut sebuah kajian terhadap penelitian sebelumnya, yang diterbitkan dalam Journal of the American Osteopathic Association edisi Maret 2018.
Magnesium adalah mineral paling banyak keempat dalam tubuh manusia setelah kalsium, potassium, dan sodium. Makanan tinggi magnesium termasuk kacang almond, pisang, kacang, brokoli, beras merah, kacang mete, kuning telur, minyak ikan, biji rami, sayuran hijau, susu, jamur, kacang-kacangan lainnya, oatmeal, biji labu, biji wijen, kedelai, biji bunga matahari, jagung manis, tahu, dan biji-bijian. Kredit gambar: Departemen Pertanian A.S.

"Orang-orang mengonsumsi suplemen vitamin D tapi tidak menyadari bagaimana metabolismenya. Tanpa magnesium, Vitamin D tidak terlalu berguna atau aman, "kata Profesor Mohammed Razzaque, dari Danau Erie College of Osteopathic Medicine di Erie, Pensylvania.

"Konsumsi suplemen vitamin D dapat meningkatkan kadar kalsium dan fosfat seseorang bahkan jika kekurangan vitamin C."

Masalahnya adalah orang mungkin menderita kalsifikasi vaskular jika kadar magnesiumnya tidak cukup tinggi untuk mencegah komplikasi.

"Pasien dengan kadar magnesium optimal memerlukan lebih sedikit suplementasi vitamin D untuk mencapai tingkat Vitamin D yang cukup," kata Profesor Razzaque.

"Magnesium juga mengurangi osteoporosis, membantu mengurangi risiko patah tulang yang dapat dikaitkan dengan tingkat vitamin D yang rendah."

Kekurangan salah satu nutrisi ini dilaporkan terkait dengan berbagai kelainan, termasuk kelainan bentuk tulang, penyakit kardiovaskular, dan sindrom metabolik. Sementara tunjangan magnesium harian yang disarankan adalah 420 mg untuk pria dan 320 mg untuk wanita, makanan standar di Amerika Serikat hanya mengandung sekitar 50% dari jumlah tersebut. Sebanyak setengah dari total populasi diperkirakan mengkonsumsi makanan dengan kekurangan magnesium.

Konsumsi magnesium dari makanan alami telah menurun dalam beberapa dekade terakhir, karena pertanian industri dan perubahan kebiasaan makan. Status magnesium rendah pada populasi yang mengkonsumsi makanan olahan yang tinggi biji-bijian, lemak, fosfat, dan gula halus.

"Dengan mengkonsumsi jumlah magnesium yang optimal, seseorang mungkin dapat menurunkan risiko kekurangan vitamin D, dan mengurangi ketergantungan pada suplemen Vitamin D," kata Profesor Razzaque.


Artikel Asli dan diterjemahkan dari:
http://www.sci-news.com/medicine/magnesium-vitamin-d-05776.html
Kekurangan Magnesium Menyebabkan Vitamin D Tidak Efektif Kekurangan Magnesium Menyebabkan Vitamin D Tidak Efektif Reviewed by Rifqy Yuhana on 17.11 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.