Antara Gula dan Ganja

Image and video hosting by TinyPic

NBC News dan the Wall Street Journal (WSJ) menggelar survey terhadap seribu responden dewasa di Amerika, tentang efek negatif bahan-bahan tertentu. Hasil survey tersebut menyatakan, bahwa publik Amerika meyakini, dampak negatif gula, tembakau dan alkohol lebih buruk dibandingkan ganja.

Memang apabila kita perhatikan, dampak negatif gula sungguh luar biasa bagi tubuh manusia. Apabila konsumsi gula tidak dibatasi, maka karies gigi, obesitas, diabetes mellitus, serta penyakit lain akan diderita. maka perhatikan kandungan gula pada makanan yang kita konsumsi, karena tubuh manusia memiliki keterbatasan dalam mencerna gula.
Selengkapnya.: Daya Cerna Tubuh Terhadap Gula.

Mengacu hasil survei yang melihat pengaruh tembakau, alkohol, dan gula menyebutkan bahwa 49 persen responden yakin tembakau lebih buruk dibanding ganja. Sedang, 15 persen menyatakan gula merupakan pembunuh tersembunyi. Dan hanya delapan persen yakin ganja lebih buruk dibandingkan rokok, gula dan alkohol.

Karena ganja hanya dianggap tidak terlalu berbahaya, menurut hukum di Colorado, pemerintah setempet melegalkan penjualan di toko resmi. Sekitar 30 apotik diberi izin oleh pemerintah Colorado untuk menjual mariyuana tujuan rekreasional. Masyarakat negara bagian itu dapat membeli maksimal 28 gram ganja untuk setiap transaksi. Sementara warga negara bagian lain yang datang ke toko resmi ganja di Colorado hanya boleh membeli maksimal tujuh gram.

Bagaimana kalau hal ini terjadi di Indonesia ?

Sumber :
Antara Gula dan Ganja Antara Gula dan Ganja Reviewed by Rifqy Yuhana on 15.30 Rating: 5

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.